Kerja Sambil kuliah , Kalian Pasti Bisa!!




Assalamuallaikum wrb

Kuliah / Kerja Dulu??,Hampir semua siswa yang baru di penghujung kelulusan nya memiliki pertanyaan yang sama Kuliah / Kerja??

Ok mungkin sebagian Anak SMA akan memilih untuk melanjutkan kuliah, namun tidak sedikit pula yang tidak melanjutkan kuliah dengan alasan ekonomi, disini sisi kedewasaan seorang anak remaja akan di Uji

Mereka akan di uji dengan 2 pilihan yang berat,
Pertama Melanjutkan Kuliah namun memberatkan orang tua karena harus menyiapkan uang extra , karena kita ketahui bersama besar nya uang kuliah saat ini, 
Kedua Menjadi Pekerja namun banyak yang mengatakan jika sudah bekerja akan sulit membagi waktu , sekalipun ada waktu keinginan melanjutkan kuliah sudah berkurang bahkan tidak terpikirkan untuk melanjutkan kuliah

Saya pekerja dan sedang melanjutkan kuliah dengan program studi Ilmu Hukum di Universitas Terbuka, Sebelum di Universitas Terbuka saya sudah pernah melanjutkan Program studi Teknologi Informatika di Sekolah Tinggi Manajemen Informatikan & Komputer Muhammadyah Jakarta Atau STMIK MJ di jakarta di  tahun 2011, di semester pertama saya melalui kuliah dengan tenang tanpa masalah, semester ke 2 pun seperti itu , namun saat memasuki semester ke 3 cobaan mulai menerpa, Semangat kuliah berkurang, saya mulai malas mengerjakan tugas, Kadang berangkat Kuliah tidak dengan Niat penuh , di tambah lagi isu jual beli ijasa saat itu merebak, dan STMIK MJ saat itu tidak masuk dalam situs BAN - PT

Saya Cukup kecewa dan semangat kuliah saya semakin berkurang, Disaat itu saya sedang mencoba melamar kerja di salah satu perusahaan yang gaji nya cukup menggiurkan, dan ketika HR melihat CV saya dia menyatakan bahwa Kampus saya dulu pernah menyaran kan dia untuk beli ijasa di sana, dengan nominal yang menurut saya terbilang murah untuk ijasa S1, ia menyatakan sekita 12-13 juta
Wow... saya sangat terkejut dan cukup malu, Niat saya untuk tidak melanjutkan kuliah semakin kuat, saya mencoba untuk ber tabayun benarkah yang di katakan HRD tersebut, saya mencoba berbicara kepada Humas di kampus ia menyatakan benar dan orang tersebut sudah di keluarkan , namun saya sudah terlanjur kecewa dan memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliah di kampus tesebut

Saya teringat perkataan Atasan saya saat pertama saya bekerja "Jek apapun yang lo lakuin di saat pertama kali dan lo merasa nyaman, lo akan melakukan nya berkali-kali dan itu bakal jadi kebiasan", perkataan itu muncul ketika saya memutuskan resign dari perusahaan It solution karena harus bekerja di luar kota dan ingin melanjutkan kuliah di jakarta, dan benar saya keluar masuk perusahaan sampai saat ini, dan menjadi kebiasaan buruk, apakah saya kan melakukan hal yang sama untuk masalah kuliah? , keluar masuk kampus?

saya memutuskan berhenti kuliah di tahun 2013, kawan-kawan saya pun sebagian besar ikuti jejak saya meninggalkan kampus, ada yang langsung melanjutkan kuliah di tempat lain, ada pula yang berhenti dan memilih untuk tidak melanjutkan kuliah seperti saya, di tahun 2016 saya masih berganti-ganti perusahaan , dan saya mulai iri melihat sebagian besar teman kampus saya di STMIK sedang melakukan sidang , bahkan ada yang sudah mendapatkan gelar alias wisuda, namun saya melihat diri saya seperti orang yang tidak bersyukur, kenapa saya tidak melanjutkan kuliah saya saat itu, padahal saya memiliki teman-teman yang sangat peduli jika salah satu belum mengerjakan tugas mereka bersedia tugas mereka di contek sebaliknya jika ada yang belum mengerjakan tugas mereka tidak segan-segan untuk meminta, dan mereka lulus bersama kecuali saya.

Tahun 2016 saya bekerja di perusahaan kelapa sawit, saat itu saya di tugaskan untuk berkunjung ke palembang tepat di bandara hasanuddin palembang saya melihat ada iklan yang menayangkan penjelasan tentang universitas terbuka (UT), Cukup menggugah hati untuk mendaftar , saya kira UT sama seperti kampus lain harus datang dan belajar di Kampus, jika seperti itu saya pastikan tidak akan mungkin kuliah dengan baik , karena saya harus berkunjung ke luar kota setiap 2 minggu sekali, saya urung kan niat saya untuk mendaftar di bulan mei,  bulang berselang saat saya berkunjung di medan Muncul kembali iklan UT di bandara kuala namu, saya catat baik-baik tanggal pendaftaran nya saat itu tertulis pendaftaraan di buka tanggal 2 november 2016, tepat tanggal 4 november 2016 saat itu sedang ada Demo aksid bela islam Jilid 1 , Staff kantor di pulangkan lebih cepat, saya mengambil kesempatan itu untuk datang ke UPBBJ Jakarta di bilangan utan kayu jakarta timur, saya hanya membawa legalisir ijasa & beberapa Photo ukuran 4x6 , karena niat saya hanya untuk bertanya-tanya sekalipun nanti ada yang kurang saya masih punya banyak waktu untuk menyiapkan kekurangan nya, sesampainya di UPBBJ jakarta saya di lanyani dengan baik, saya di berikan 2 buku untuk membantu saya mengerjakan formulir, sampai disini saya merasa seperti di lepas begitu saja oleh petugas, petugas hanya mengatakan " Ikuti saja pentunjuk di buku", mungkin saya di ajarkan untuk tidak bergantung kepada siapa pun karena info dari petugas yang memberikan saya buku semua proses belajar mengajar di lakukan secara online , jadi secara tidak langsung saya belajar sendiri

Setelah formulir selesai di isi sudah menyiapkan kata-kata untuk meminta waktu membayar uang gedung / pendaftaran di bayarkan setelah gajian, namun sang petugas bilang pendaftaran gratis, dan proses pendaftaran sudah selesai saya boleh pulang nanti mendapatkan SMS dan harus Mengikuti OSMB , dan disana lah saya akan bertemu temant-teman satu jurusan & beberapa Pokjar, saya bingung apa itu pokjar, saya mulai mencari tahu apa itu pokjar

Ternyata kita tidak sendiri kawan, kita bisa loh kumpul bahkan belajar bersama dengan teman sekelas / Seangkatan kita di UT, ya di pokjar lah kita bertemu, tanpa harus pusing mencari tahu siapa saja yang satu jurusan dengan kita

satu semester berjalan saya menemukan kemudahan di dalam nya, Waktu yang fleksibel menjadi 1 alasan penting kenapa kuliah di UT menjadi wajib di pertimbangkan

Semangat Kawan..!!!

No comments:

Post a Comment